Skip to main content

[Book Review] Hujan Bulan Juni

Hujan Bulan Juni mengisahkan tentang Sarwono dan Pingkan. Sarwono yang keturunan Jawa asli dan Pingkan yang masih bingung jika ditanya orang mana. Bapaknya orang Manado, ibunya bingung keturunan mana, kakaknya si Toar lahir di Makassar, sedangkan ia lahir di Solo. Jika dibilang orang Jawa, ia hanya numpang lahir, jika dbilang orang Manado ia hanya keturunan. Sebagai sesama dosen di UI, mereka dekat. Sarwono sebagai dosen antropologi yang sering mengikuti kegiatan penelitian kadang ikut mengajak Pingkan dosen sastra Jepang untuk menemaninya keliling Indonesia. 

Pada suatu hari, Pingkan diminta untuk ke Jepang melanjutkan kuliah dan membantu mahasiswa sana untuk ikut BIPA. Selama di Jepang ia tetap rajin memberi kabar ke Sarwono melalui WhatsApp, sedangkan Sarwono masih disibukkan dengan penelitiannya yang menuntutnya keliling Indonesia terutama bagian timur. Sepulang dari Tonsea dimana ia bertemu dengan Toar, ia kelelahan dan mengharuskan ia untuk beristirahat. Ia memutuskan pulang ke Solo sekalian melanjutkan proyek akhir dari penelitiannya tentang Kali Code. Tidak berapa lama setelah itu, Pingkan pulang ke Indonesia bersama rombongan mahasiswa dari Jepang. Begitu sampai di bandara Soetta, Pingkan mendapat kabar dari kakaknya bahwa Sarwono dirawat di rumah sakit di Solo sudah hampir 1 minggu. Pingkan memutuskan untuk langsung terbang menggunakan pesawat tercepat dan menyerahkan para mahasiswa pada si Sontoloyo itu. Setibanya di Solo, ia pulang ke rumah ibu kandungnya lalu bersama ibunya ia berangkat ke rumah sakit tempat Sarwono dirawat menggunakan becak. Di rumah sakit, Pingkan ditenangkan oleh ibu Sarwono dan diberi titipan dari Sarwono berupa koran yang memuat tiga puisi buatan Sarwono.

Novel ini banyak menggunakan bahasa tingkat tinggi, sehingga agak sulit untuk memahaminya. Tampilan cover buku cukup menarik dimana pada judul terlihat seperti tulisan yang terkena air. Seri pertana dari trilogi Hujan Bulan Juni ini cukup menghibur, di dalamnya juga terdapat beberapa puisi.


Penulis: Sapardi Djoko Damono
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: 2015
ISBN: 978-602-03-1843-1